Belajar dan Mengenal perintah Netstat & Ping pada Command Prompt

Netstat (NETwork STATistics) adalah command-line tool yang menyediakan informasi tentang koneksi jaringan (baik incoming maupun outgoing), table routing dan statistic interface jaringan. Biasanya netstat ini digunakan untuk troubleshooting dalam jaringan dan menentukan jumlah traffic dalam sebuah jaringan sebagai pengukur performance. Beberapa parameter yang terdapat dalam command in diawali dengan hypen (-). Beberapa parameter yang terdapat dalam netstat beserta fungsinya:

-a : menampilkan semua koneksi TCP yang aktif dan port TCP & UDP dalam computer yang berada dalam state listening.
-b : menampilkan nama binary program yang terlibat dalam pembentukan tiap koneksi atau listening port

Ping adalah sebuah program utilitas yang digunakan untuk memeriksa konektivitas jaringan berbasis teknologi Transmission Control Protocol/Internet Protocol (TCP/IP). Dengan menggunakan utilitas ini, dapat diuji apakah sebuah komputer terhubung dengan komputer lainnya. Hal ini dilakukan dengan cara mengirim sebuah paket kepada alamat IP yang hendak diujicoba konektivitasnya dan menunggu respons darinya. Nama “ping” berasal dari sonar sebuah kapal selam yang sedang aktif, yang sering mengeluarkan bunyi ping ketika menemukan sebuah objek.

Apabila utilitas ping menunjukkan hasil yang positif maka kedua komputer tersebut saling terhubung di dalam sebuah jaringan. Hasil statistik keadaan koneksi ditampilkan dibagian akhir. Kualitas koneksi dapat dilihat dari besarnya waktu pergi-pulang (roundtrip) dan besarnya jumlah paket yang hilang (packet loss). Semakin kecil kedua angka tersebut, semakin bagus kualitas koneksinya. Beberapa parameter yang terdapat dalam perintah ping :

-t : melakukan perintah ping ke host tujuan terus menerus sampai dihentikan. Untuk melihat statistic dan melanjutkan tekan Control+Break sedangkan untuk menghentikan proses tekan Control+C.
-a : resolve alamat ke hostname
-n count : jumlahecho request yang dikirim
-l size : mengirim ukuran buffer
-f : mengeset Don’t Fragment flag dalam paket.
-i TTL : Time To Live
-v TOS : Type of Service
-r count : merekam rute untuk jumlah hops (lompatan)
-s count : Timestamp untuk jumlah lompatan
-w timeout : Timeout dalam milliseconds untuk menunggu pada tiap-tiap reply

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s